Bagaimana menjawabnya?

Posted: 22 Mei 2010 in Renungan

Ketika kita ditanyakan beberapa pertanyaan dibawah ini, mungkin kita akan terdiam membisu seribu bahasa dan sulit sekali menjawabnya. Tulisan ini saya kumpulkan dari teman-teman saya disebuah forum.

1. Berapa peluh yang keluar saat ayah berkerja hanya karena ingin melihat kamu berprestasi?
2. Ibu bisa merasakan saat kamu sakit, tetapi apa kamu bisa merasakan saat beliau sakit?
3. Betapa bahagianya ayah dan ibu saat kamu berhasil, tapi apa dalam benak kamu terfikir untuk membalas kebaikanya, membalas semua yang telah mereka berikan kepadamu?
4. Ibu memberi perhatian 1 hari tapi kamu bilang bawel, kamu memberi perhatian 1 detik kepada beliau yang dirasakannya adalah sejuta kebahagiaan.
5. Kamu hanya tahu surga di telapak kaki ibu, tapi apa kamu pernah berusaha menggapainya?
6. Apa kamu pernah tau apa makna dibalik senyuman ayah saat kamu membuatnya kecewa?
7. Sudah berapa tetes air mata yang ibu keluarkan cuma karena kebandelan dan kebodohanmu?
8. Apakah kamu pernah mendengar ibu minta imbalan kepadamu?
9. Tahukah kamu bahwa 1 sifat burukmu menjadi sejuta kesedihan bagi ayah dan ibu?
10. Apa kamu tahu sudah berapa banyak doa yang ibu panjatkan hanya untuk kamu?
11. Pernahkah kamu memikirkan sedikit saja perasaan ibu saat kamu tak lagi bersamanya?
12. Pernahkah kamu bisa mengenal lebih dalam orangtuamu sebagaimana mereka mengenalmu?
13. Pernakah kamu meminta maaf saat kamu berbuat salah kepada ayah dan ibumu?
14. Apa yg akan kamu ucapkan kepada ayah dan ibumu jika kamu tahu kalo besok kamu akan meninggal?
15. Apa kamu sudah membuat orangtuamu bangga?

PERTANYAAN INI CUMA BISA DIJAWAB OLEH HATI KITA TAPI APA BENAR JAWABAN DARI HATI KITA YANG TERUCAP?

Mungkin pertanyaan ini cuma bisa di jawab dengan bakti kita kepada kedua orang tua kita. Manfaatkan waktu sebaik mungkin bila masih ada mereka. Kalo mereka sudah tiada kita juga bisa berbakti dengan mengirimkan doa untuk mereka, besedekah atas nama mereka.

Komentar
  1. Kang Bondan mengatakan:

    memag membuat speechless…

  2. tharmuzi mengatakan:

    1 hal yang pasti, “semua jasa orang tua q tak akan pernah bisa q balas”..

  3. erwin noviansyach mengatakan:

    mereka (orang tuaku),,adalah kehidupanku,,tanpa bimbingan mereka..maka aku tak akan ada..

  4. ade mengatakan:

    kedua ortuqu adalah nyawaqu n nafasqu yg mnjadi semangat hidupqu hingga aq mampu bertahan menghadapi stp masalah n rintangan kehidupan

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s