Pernahkah Anda mengalami pada saat bangun tidur badan malah sakit atau terasa pusing di kepala? Mungkin sebagian dari kita sering mengalaminya. Karena seringnya saya mengalami hal tersebut maka iseng-iseng saya searching di internet untuk mencari tahu kenapa bisa begitu. Akhirnya saya menemukan satu artikel yang mungkin berguna bila saya sharing di blog saya. Artikel tersebut tentang tidur.
Ada apa dibalik tidur dan sudah benarkah cara kita tidur? Tidur, manusia normal yang berada di atas bumi pasti melakukan aktifitas ini, meskipun cuma 1 jam tiap hari. Jaman dahulu kala orang tidur memakai bantal kayu atau batu atau bahkan tidak memakai bantal. Sekarang aja enak, orang tidur pakai yang empuk-empuk.
Kebiasaan tidur dengan bantal kayu atau batu, menyebabkan orang-orang dahulu bisa bangun dengan segar bugar, karena tubuh mereka bisa beristirahat total saat tidur. berbeda dengan mereka yang tidur di atas kasur empuk, tubuh mereka tidak bisa istirahat dengan total, karena saling menekan dengan alas tidurnya.
Posisi tidur yang benar adalah tubuh miring ke kanan dengan kaki bagian atas di tekuk, dan tangan kiri sebagai bantal. Tidur dengan posisi ini akan mengalirkan darah ke otak dengan sempurna, karena posisi kepala lebih rendah dari jantung.
Posisi tidur yang membuat bodoh adalah : terlentang, tengkurap, dan kaki mengangkang. Posisi ini diibaratkan sebagai cara tidurnya binatang, karena aliran darah tidak lancar, perut dan dada tertekan, juga aliran darah ke otak juga terhambat.
Saat tidur yang baik adalah jam 20.00 WIB – 01.00 Pagi. Selanjutnya 01.00-04.00 digunakan untuk belajar, pukul 04.00 – 06.00 untuk olahraga, dan seterusnya…
Saat tidur yang tidak baik adalah pukul 06.30 WIB setelah matahari terbit, pada tengah hari pukul 11.30 – 12.00 WIB dan pukul 17.30 WIB saat matahari tenggelam. Tidur pada saat tersebut akan mengakibatkan seseorang linglung dan separuh kesadarannya hilang, diakibatkan oleh keseimbangan alam yang pada waktu-waktu tersebut harus berada pada kondisi sadar.
Tidur yang baik berada dalam keadaan atau ruang yang gelap, terhindar dari cahaya yang menyengat dan silau. Rangsang cahaya yang terlalu banyak, menyebabkan otak tidak optimal dalam melakukan defragmentasi data-data yang terekam sebelum tidur, hal ini akan berdampak kepada daya ingat pada jangka waktu yang lama.
Jadi kalo masih ada yang salah dengan tidur Anda, sekaranglah saatnya memperbaiki tidur kita. Kualitas tidur yang baik akan sangat menunjang kita menjalani kesibukan dan rutinitas sehari-hari.
sumber : http://tips-aja.blogspot.com
Ternyata tidurku selama ini nggak beraturan
Terima kasih infonya.
Salam,
Mochammad
http://mochammad4s.wordpress.com/
tidur yang cukup juga bisa bikin awet muda lho, reaksi cepat analisis, prakondisi situasi. jangan lupa berdoa sebelum tidur.